Generasi 27



Kita adalah generasi 27



 Dimana makhluk yang terkuat yang bisa bertahan hingga akhir. Kita telah menyelesaikan tugas kita. Kita bersama hingga akhirnya masing-masing dari kita akhirnya menemukan jalan.
Entahlah,disaat orang lain ber euforia dengan wisuda,aku justru merindukan kalian. Dimana kalian? Bagaimana kabar kalian?
Jujur,aku teramat sangat merindukan kalian. Kalian yang biasanya membuat kegaduhan di kelas,bernyanyi-nyanyi,tidur,makan,curhat. Ah,rupanya kelas itu sudah merupakan rumah kedua bagi kita. Tak pernah menyangka akan mengenal kalian sejauh ini. Dan akan merindukan kalian dengan cara seperti ini.
Ini bukan sebuah drama ataupun puisi yang berirama,ini hanyalah sebuah cerita dari seseorang yang merindukan keluarganya. 25 orang perempuan dan 2 orang laki-laki yang membuat cerita selama 3 tahun di bangku SMA. Kita adalah keluarga besar Jasa Boga,dimana aprone,wajan,cutik beserta teman-temannya adalah bagian dari kita.
Masing-masing dari kita sudah melangkah jauh kedepan,mengejar cita,bekerja,menikah,dsb. Tapi,satu hal yang perlu kalian tahu,aku sudah bangga dengan kalian sebelum kalian menjadi apapun. Kalian hebat,luar biasa. Ah,kenapa jadi mellow begini rupanya?
Aku ingin kita berkumpul lagi. Lengkap dengan formasi 27 orang. Kelak,akan ada waktu dimana kita bisa berkumpul lagi di kelas yang sama,dengan orang yang sama,dan dengan rasa rindu yang sama.
Dimanapun kalian semua kini berada,semoga Allah terus menjaga dan melimpahkan rahmat-Nya pada kalian semua. Akan ada waktunya kita berkumpul bersama.
Salam rindu dari kawan kalian yang sering meminta dibenarkan kerudungnya,Iteung,Arab,Fanut,atau dengan cara bagaimanapun kalian menyebutnya. Rumahku masih sama,di jalan yang sama. Jika ada waktu dan kesempatan silahkan berkunjung. Kunjungan dari kalian sangat aku nantikan. Walaupun untu sekedar meminta makan ataupun merusuh dan membuat rumah berantakan :)

Fanny Maulina
Ciamis,02 November 2016

Komentar